Fatherless Perspekif Alquran: Studi Pustaka

Authors

  • Siti Aminah Institut Agama Islam Negeri Langsa
  • Muhammad Arif Syailendra Institut Agama Islam Negeri Langsa
  • Ummi Kalsum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61166/ahnaf.v3i1.29

Keywords:

Fatherlessness, Qur’anic Perspective, Literature Review

Abstract

Fenomena fatherless atau ketiadaan peran ayah dalam kehidupan anak merupakan isu sosial yang semakin meningkat di berbagai belahan dunia, termasuk dalam masyarakat Muslim. Permasalahan ini berdampak pada perkembangan psikologis, emosional, spiritual, serta moral anak yang kehilangan figur ayah sebagai teladan, pelindung, dan pembimbing. Dalam konteks Islam, Al-Qur’an menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya ayah, dalam membentuk kepribadian anak dan menjaga keseimbangan kehidupan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena fatherless dalam perspektif Al-Qur’an melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, yaitu dengan menghimpun, mengkaji, dan menganalisis sumber-sumber literatur yang relevan, baik berupa tafsir Al-Qur’an, buku, maupun jurnal ilmiah yang membahas peran ayah, keluarga, dan dampak fatherless. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memandang ayah sebagai figur sentral dalam pendidikan dan pembinaan anak, bukan sekadar penyedia kebutuhan ekonomi, tetapi juga sebagai pengarah nilai-nilai iman, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas kewajiban orang tua, keteladanan, serta pentingnya kasih sayang keluarga, menjadi dasar normatif untuk memahami dampak negatif fatherless dan pentingnya penguatan peran ayah dalam keluarga. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa solusi atas fenomena fatherless tidak hanya bersifat sosial dan material, tetapi juga harus berlandaskan nilai-nilai spiritual dan pedoman Al-Qur’an.

References

Kartika, A M. “Peran Ideal Ayah Menghadapi Fenomena Fatherless Dalam Perspektif Al-Qur’an.” Aisyah Journal of Intellectual Research in … 2, no. 2 (2024): 1–8. https://journal.mahadaisyah.id/index.php/aisyah/article/view/23%0Ahttps://journal.mahadaisyah.id/index.php/aisyah/article/download/23/16.

Nurjanah, Novita Eka, Fasli Jalal, and Asep Supena. “Studi Kasus Fatherless: Peran Ayah Dalam Pengasuhan Anak Usia Dini.” Kumara Cendekia 11, no. 3 (2023): 261. https://doi.org/10.20961/kc.v11i3.77789.

Rahmi, Diana. “Strategi Dakwah Terhadap Fenomena Fatherless Dalam Rumah Tangga : Studi Terhadap Kisah Nabi Ibrahim Perspektif Al-Qur’an.” Jurnal Kajian Pendidikan Islam 2 (2023): 144–67. https://doi.org/10.58561/jkpi.v2i2.88.

Septiani, Nur Anisa, Prodi Bimbingan Konseling, and Universitas Negeri Yogyakarta. “PARENTING QURANI SEBAGAI SOLUSI FATHERLESS STUDI” 3, no. 1 (2025): 24–42.

Sundari, Arie Rihardini, and Febi Herdajani. “Dampak Fatherlesness Terhadap Perkembangan Psikologis Anak.” Prosiding Seminar Nasional Parenting 2013 53, no. 9 (2013): 1689–99.

Zahrotun, Zahrotun. “Dialog Ayah Dan Anak Dalam Al-Qur’an; Analisis Tafsir Maqashidi Terhadap Fenomena Fatherless.” Al-Qudwah 1, no. 2 (2023). https://doi.org/10.24014/alqudwah.v1i2.27593.

Zarkasyi, Ezra Salwa Wahyu, and Muhammad Arifin Badri. “Fenomena Fatherless Dalam Keluarga Perspektif Hukum Islam.” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, no. 2 (2023): 193–208. https://doi.org/10.46773/usrah.v4i2.765.

Downloads

Published

2026-04-26

How to Cite

Aminah, S., Syailendra, M. A., & Kalsum, U. (2026). Fatherless Perspekif Alquran: Studi Pustaka. Al-Ahnaf: Journal of Islamic Education, Learning and Religious Studies , 3(1), 411–421. https://doi.org/10.61166/ahnaf.v3i1.29

Issue

Section

Articles